MAHAKARYA
Cerpen yang diikutsertakan dalam Kontes Cerpen Vandaria
FOREVER WICKED – Ex Nihilo @ Evolitera
FOREVER WICKED – Ex Nihilo kini dapat diunduh secara utuh sebagai e-novel di Evolitera
Judul: FOREVER WICKED – Ex Nihilo
Kategori: Fantasi Urban
Jumlah Halaman: 195
Rating: Dewasa
Link unduh: http://evolitera.co.id/ebook/forever-wicked-ex-nihilo/
Halaman Goodreads.com: http://www.goodreads.com/book/show/8…forever-wicked

“Dia yang melawan monster harus memastikan dirinya tidak menjadi salah satu dari mereka.”
Friedrich Nietzsche
“Kota Daging”, begitulah kaum iblis menyebut tempat laknat yang aslinya bernama Jakarta. Dari 10 juta penduduknya, ada sangat banyak yang bisa dilahap lalu dibuang begitu saja sebagai korban tenggelam, korban mutilasi, korban tabrak lari, atau orang hilang jika yang bersangkutan dimakan hingga tak bersisa. Belum lagi para gelandangan, anak jalanan, pemulung dan orang-orang kelas bawah lain yang takkan dipedulikan keselamatannya. Jika mereka mati, toh takkan ada yang ambil pusing, kan?
Tak heran kaum iblis menyukai kota ini. Mulai dari sistem keamanan, sistem administrasi kependudukan, hingga sistem kesehatan, semuanya memberikan celah bagi mereka untuk memangsa sesuka hati tanpa takut terekspos oleh publik. Dalam kondisi seperti demikian, pemukiman kumuh adalah hidangan prasmanan, sedangkan rumah sakit bak meja penuh sajian menggiurkan.
Mungkin itu sebabnya kami berlima memburu iblis, karena tahu hidup orang-orang di sini sudah cukup susah tanpa harus menjadi santapan spesies predator. Atau bisa jadi karena kami memang membenci iblis dan senang membunuh mereka.
Terlepas dari semua itu, satu perburuan akan mengubah hidup kami untuk selama-lamanya. Satu perburuan, dan semuanya menjadi lepas kendali seperti bola salju yang meluncur liar, menelan siapa saja yang ada di hadapannya. Dan kami adalah penyebab utamanya.
Samuel Johnson
Gratis!!! Silakan diunduh, dibaca dan dikomentari baik di blog ini, di halaman Evolitera atau di entry Goodreads kalau berkenan. Daaaaan kalo suka, silakan dikasih love juga yaaaa (di halaman download), terima kasih.
LELEMBUT (FANTASY FIESTA 2010)
Cerita ini diikutsertakan pada Fantasy Fiesta 2010
Keterangan lebih lanjut: http://www.rdvillam.com/2010/07/pengumuman-fantasy-fiesta-2010-dimulai/
DUNIA BISU Bab 3
Bab 3: Nostagie De La Boue
“Erza Dwi Ramadani”, kuketikkan namanya di kolom pencarian Google. Hasilnya adalah beberapa foto sekaligus sederet link terkait pialang, pembicara publik, konsultan, serta penulis beberapa buku pengenalan pasar modal dan investasi bagi pemula. Status dan pencapaiannya luar biasa, apalagi mengingat betapa muda belianya dia, 27 tahun.
DUNIA BISU Bab 2
Bab 2: Angie
Angie, Angie ….
Lembut dan manis suara Mick Jagger mengalun melalui headset ketika kurebahkan kepala di bantal, seakan memanggil kembali kenangan lama akan wanita yang senama dengan idaman hati sang vokalis gaek.
DUNIA BISU Bab 1
Bab 1: Apati Yang Menelan Segala
“Departemen Pencitraan & Desain – Surat Perintah Kerja,” begitulah tulisan pada bagian paling atas lembaran yang diletakkan Isyana alias Nana di mejaku. Kuamati dia. Wanita keturunan usia 28-30 tahunan. Selain matanya yang terlalu sipit, secara keseluruhan atasanku ini menarik. Kaki jenjangnya dibungkus sepatu hak tinggi sedangkan tubuh sintalnya berbalut rok pensil dan blazer kelabu. Wajahnya bulat telur, dipermanis perona pipi lembut dan gincu merah marun, pas sekali dengan kulit kuning langsatnya. Gaya rambut sanggul modern melengkapi semuanya.
PETUALANGAN BIAWAK Bab 3
Bab 3: Coram Deo
Halaman belakang yang porak poranda ini kosong. Pemadam kebakaran serta para penyelidik baik dari kepolisian atau dari organisasi tempatku bernaung sudah lama pergi. Begitu pula penyebab kekacauan ini. Apa pun makhluk tersebut, dia lenyap tanpa jejak sama sekali … begitu pula Vara dan Salva.
PETUALANGAN BIAWAK Bab 2
Bab 2: Hic Sunt Dracones
Jenderal Polisi Drs. H. Edi Budiman, alias Omen, menggebrak meja, “Kalian udah gede! Udah 21 taun! Masak masih berantem kayak ABG? Cuma gara-gara cowok lagi!”
PETUALANGAN BIAWAK Bab 1
Bab 1: Vagina Dentata
“Va! Salva, sini!” pekikku serak karena masih tipsy akibat terlalu lama ditemani Jack Daniels. “Liat, nih!” kataku sambil menunjuk ke TV plasma 64 inci di depanku.
Orang yang kupanggil segera mendekat ke sofa tempatku berbaring, tentunya dengan agak sempoyongan karena sama telernya denganku, “Napa?” tanyanya sengau.
FOREVER WICKED Bab 3
Bab 3: Titik Nyala
Pintu geser besi itu berderit perlahan saat kubuka. Dari baliknya tampak gebyok berukuran besar. Gapura megah yang terbuat dari kayu jati tersebut berhiaskan berbagai ukiran tradisional Jawa yang rumit nan indah, lengkap dengan daun jendela di sisi kiri dan kanan pintu.